"Apa yang kamu lakukan!" gertak Evan. "A—apa? Aku ... aku nggak ngelakuin apa-apa, kok. Kamu tuh yang harusnya tanggung jawab sama kelakuanmu, kamu merusak ponselku!" Evanders masih menatap Franda dengan tajam. Aura tidak menyenangkan benar-benae terasa. Bahkan beberapa kali Franda mengelak bertatapan dengan Evanders. "Apa yang kamu lakukan!" tegas Evan sekali lagi. Franda semakin terpojok kali ini, ia menelan salivanya sekali lagi saat mata tajam itu hanya berada beberapa centimeter di depannya. "Minggir!" ucap Franda yang mendorong tubuh Evanders kali ini. "Heh kamu mau ke mana wanita licik!" tukas Evan yang langsung memegang tangan Franda dengan erat. "Lepaskan! Lepaskan! Atau aku akan teriak!" "Katakan! Apa yang kamu lakukan pada Meylira!" Franda masih bergeming tanpa bersuar

