Lain halnya dengan Aqila yang setiap harinya selalu dipenuhi dengan senyuman, selalu berpikir positif, pokoknya positive vibes banget. Sedangkan Eshan, ia berbeda. Semakin hari hidupnya semakin suram, kegilaan akan rasa cintanya pada Aqila yang tak kunjung tumbuh membuatnya semakin mencekam. Eshan POV Memasuki bulan ke empat, rasa muak hidup bersama Aqila kurasakan. Aku juga tak tahu entah mengapa rasa itu tiba-tiba muncul. Melekat begitu saja dalam dinding hati. Aku sudah berusaha membuang jauh-jauh perasaan tidak baik ini. Aku tidak mau membenci, bahkan sampai merasa muak kepada siapapun. Apalagi pada istri sendiri yang seharusnya aku sayangi dan aku cintai. Tetapi entah kenapa, perasaan tidak baik itu tetap saja bersemayam di dalam hati. Sama sekali tidak bisa diusir dan dienyahkan

