“Sekarang bagaimana?” tanya Hendra. “Gue nggak tau. Gue akan coba negosiasi dengan Siska. Gue hanya ingin semua bisa diselesaikan dengan baik. Gue ingin tanggung jawab ke Siska berupa materi, tapi gue juga nggak ingin Annisa mengetahui apa pun. Intinya gue nggak ingin Annisa terluka.” “Jadi lu bersedia ngasih perempuan itu lima miliar? lima miliar itu banyak bosku ... bisa buat bangun perusahaan baru, ngerti nggak bos ...,” geram Hendra. “Siapa yang bilang gue mau ngasih lima miliar. Gíla aja lima miliar, dikira uang lima miliar itu sedikit. Bisa-bisa nggak selesai proyek kita kalau gue buang uang lima miliar cuma-cuma.” “Eh, tapi kok bisa ya perempuan kayak Siska itu minta nominal sebanyak itu? Gue yakin lima puluh juta aja wanita itu gak pernah lihat bro.” “Makanya gue bilang, gue

