Kami pun meninggalkan hotel menuju kebun Binatang. Sudah 2 tahun lebih aku tidak pernah ketempat ini lagi. Tidak cukup banyak yang berubah. Kamipun mampir ke beberapa spot yang penuh kenangan. Kenangan dikala aku masih menjalin kasih bersama Rafa, kasih dimasa muda. Disaat Rafa untuk pertama kalinya mengucapkan sumpah sebelum kami menikah. “Aku bersumpah, tidak akan ada yang bisa memilikimu selain aku. Atau aku lebih baik melihatmu mati daripada harus melihatmu bersama lelaki lain.” Aku kembali terngiang dengan sumpah Rafa lebih kurang 12 tahun yang lalu. “Kenapa bengong sayang, apa yang kau fikirkan?.” Rafa memecah lamunku. “Aku teringat sumpahmu dulu. Aku fikir setelah sumpah itu, kau akan menjadi pria yang sangat setia. Tapi ternyata...?” Tak terasa, pipiku basah oleh tetesan airmata

