Anne berlari sambil menutup mulutnya. Menyusuri trotoar yang rasanya seperti ingin roboh saja ketika kakinya menapak. Pandangannya mengabur karena sudah tergenang oleh air mata. Begitu dia melihat supirnya sudah berdiri di samping mobil yang sudah di parkirkan di depan bimbel. Dia langsung masuk lalu menangis sesenggukan di dalam mobil. Aksinya itu menyita perhatian sang supir lalu dengan segera masuk ke dalam mobil dan bertanya ada apa. "Tidak apa-apa, Pak," jawabnya seraya menunduk dan seolah-olah bersembunyi. Kejadian lima belas menit yang lalu sungguh di luar bayangannya. Mamanya duduk bersandar di d**a pria asing dan tangan mereka saling tertaut. Apa lagi jika bukan pacaran? Mamanya selingkuh? Menyelingkuhi papanya yang begitu baik? Anne menutup wajahnya dengan kedua telapak t

