29

2887 Words

Mom menyuruh kami untuk langsung tidur dan tidak banyak mengobrol. Dan itulah yang kami lakukan Terlalu banyak hal yang terjadi hari ini sehingga kami merasa tidak perlu melanggar perintah itu. Aku terlelap dengan cepat. Namun bukan berarti tidurku tanpa mimpi sama sekali.Mimpiku nyaris sama dengan yang terakhir. Jasad anak gadis itu yang wajahnya menoleh ke arahku. Namun kali ini tidak ada lumpur yang mengotori wajah itu. Ia tampak bersih, namun dengan tubuh membengkak biru dan urat-urat yang menonjol ke permukaan kulit. Abe yang berjongkok di belakangnya dengan sayap yang terentang. Kali ini Abe tidak mengatakan apapun. Hanya melingkup jasad itu dengan sayapnya yang besar... Dan napasku tersekat dan aku terbangun dan langsung terduduk. Kepalanya teras pening karena aku yang bergerak tib

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD