Aku tidak bisa bilang kalau aku tidak cemburu dengan Jamie. Dalam segala hal. Bahkan dengan wajah tampannya itu. Semua orang menyayanginya! Bahkan abangnya sendiri! Tidak ada kepura-puraan dalam setiap percakapan yang terjadi di antara mereka. Aku selalu mencuri lirik ke arah para pria ketika mereka melakukan percakapan itu. Walau Abe memang tampak sangat muda di sana, tidak dipungkiri aura “anak bungsu” yang menguar dalam diri Jamie membuatnya menjadi bahan olok-olok di antara para pria itu dengan mudah. Aku sendiri mencoba mengikuti percakapan para wanita setelah mereka mengeringkan si Grey dengan handuk dan ia membasahi kami dengan air dari tubuhnya. Lalu mereka ingin mendengarkan cerita tentangku lagi dan yang kuceritakan sesingkat dan setidak menyedihkan mungkin. Karena tidak sepert

