Bab 70

1316 Words

"Apa?" tanya Qinara polos sambil menatap sang ayah. "Iya, tanyakan itu padanya," jawab Naka, Hening yang sedang berdiri tidak jauh dari Qinara hanya diam menunduk malu. "Oke, Ayah. Sebentar, ya, aku tanya dulu." Qinara menyatukan ujung jari telunjuk dan ujung ibu jarinya membuat sebuah bulatan dengan tiga jari lainnya mengacung ke atas, Meisya dan Tara yang berdiri di seberang ranjang menahan senyum bahagia mereka. Qinara membalikkan tubuhnya, melangkah beberapa langkah agar bisa lebih dekat dengan Hening. "Bu Hening, apa ibu mau menikah dengan ayahku dan menjadi ibuku dan Qeila?" tanya Qinara, persis dengan apa yang Naka perintahkan. Hening terlihat kikuk, melirik Naka yang sedang menatapnya lalu menatap semua orang di ruangan itu yang sedang menatapnya dengan harap-harap cemas.

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD