BAB 11: TIDAK DOYAN DUDA

1246 Words

SELAMAT MEMBACA *** "Hilang bagaimana?" tanya Rama saat mendengar cerita putrinya yang baru pulang dari pasar itu. "Apa yang hilang Mas?" tanya Rinjani. Dia langsung duduk di sebelah suaminya. Di hadapan mereka ada Rumana yang tengah duduk dengan wajah lesunya. "Ini dompet Ruma katanya hilang di pasar." Ucap Rama pada istrinya. "Kok bisa?" "Tidak tau Bun. Pas Ruma makan bubur terus mau bayar tiba-tiba sudah tidak ada saja dompetnya." Jawab Rumana lagi. “Memang sebelumnya kamu taruh dimana dompetnya?” “Di kantong baju.” "Jatuh atau kecopetan?" "Tidak tau juga Bun. Tapi kata penjual bubur memang sering ada yang kecopetan belakangan ini. Kemungkin kecopetan." Jawab Rumana dengan lesunya. “Kok tidak hati-hati to Nduk.” "Yasudah tidak papa. Memang sudah bukan rejekinya Ruma.

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD