SELAMAT MEMBACA *** "MASSS..." Rama langsung terkejut mendengar panggilan Rinjani yang keras. Dia menatap istrinya dengan kesal. "Jangan teriak-teriak, ini bukan di hutan." Tegur Rama langsung. "Bagaimana tidak teriak. Mas dari tadi di ajak bicara malah cuma diam. Melamun, mikirin apa sih?" Rama hanya menggeleng dengan pelan. Sejak obrolannya dengan Radin tadi, Rama langsung memikirkan hal-hal yang terjadi sebelumnya. Juga tentang obrolannya dengan kepala desanya siang tadi. Jika memang informasi yang di bawa Radin itu akurat, memang cocok dengan cerita Pak Lurah juga. Jadi apa mungkin jika gadis yang di ceritakan Rudi siang tadi adalah Rumana. Tapi bagaimana bisa ada cerita seperti itu dan dia sama sekali tidak tau. Tapi bagaimana memastikannya dan apakah itu hanya sekedar masa

