BAB 8

1050 Words

"Ternyata benar apa yang dikatakan Ibu, sebab kini telah terbukti di depan mataku, kalau kamu memang seorang menantu yang seperti Ibuku katakan. Aku menyesal karena dulu, aku membantu Romi untuk membujuk Ibu, supaya Ibu mau menyetujui pernikahan kalian. Tapi ternyata, ini balasan yang kamu lakukan terhadap Ibuku? Dasar kamu perempuan tidak tahu diuntung," ujar Mas Rendi panjang lebar memakiku. Mas Rendi memarahiku, sampai menunjuk-nunjuk wajahku. Ia murka sekali saat ini kepadaku, sebab aku melawan ketidak adilan mertuaku. "Iya, Rendi, makanya dulu Ibu tidak sudi bermenantukan dia. Karena, Ibu dapat merasakan jika dia itu tidak sayang sama Ibu. Hu ... hu ... hu, Ibu sakit hati Rendi dikatai kasar sama dia. Dia adalah satu-satunya menantu, yang tidak mempunyai rasa sopan santun kepada mer

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD