Extra Part 8

1501 Words

Rapat dihentikan seketika dengan raut wajah Andreas yang memerah padam karena amarah. Sedangkan Hendrik masih tertawa cekikikan mengingat yang terjadi di ruang rapat tadi.... Flashback On "Apa aku boleh memelukmu?" Pertanyaan polos yang berhasil keluar dari bibir Kayla, membuatnya menjadi bahan lihatan dari pegawai dan tak lupa Andreas sendiri. Kayla menatap Juna dengan merona seperti gadis yang baru jatuh cinta. Sedangkan Juna sudah memucat ditempatnya. Yang benar saja. Ia masih mau bekerja di sini, tentu saja. "Kay?" panggil Andreas tegas. Andreas mengeraskan rahangnya tak suka. "Aku mau memelukmu, apa boleh?" tanya Kayla lagi. "Kayla.." "Mas, apa aku boleh memeluknya?" kali ini Kayla memohon pada Andreas. Mana mungkin ia mengizinkan? Bodoh jika ia mau mengizinkan. Tak mendap

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD