Ruang rawat Kayla sudah kembali sepi. Jam besuk yang sudah habis mengharuskan pengunjung untuk pulang dan kembali esok hari. Setelah siuman, Kayla sudah bisa dipindahkan ke ruang rawat. Andreas segera memesan kamar VVIP untuk sang istri. Dan disinilah Kayla sekarang. Di sebuah kamar VVIP dengan fasilitas lengkap. "Mas..." panggil Kayla. Andreas segera mendekat. "Kenapa sayang?" "Mas tahu siapa dorong aku? Aku rasa ada yang dorong Mas. Dia sengaja dorong aku. Dia..." "Udah sayang..ssstttt..pihak restoran sudah melaporkan yang dorong kamu ke polisi dan sekarang ia sudah ditahan." Kayla terkejut mendengar pernyataan dari Andreas. "Mas tahu dan udah lihat siapa orangnya?" tanya Kayla lagi. Andreas diam, namun setelahnya ia menggeleng. Urusan Olin biar dia yang menyelesaikan. Tak boleh

