Tissa menghela nafas, dia menoleh ke arah Regan yang ada di samping kanan nya dan River yang ada di samping kirinya. Bahkan disaat mereka jalan bersama seperti ini tidak ada yang berniat untuk membuka suara sekalipun. Hari ini SMA Bina akan melangsungkan Ujian, tapi mereka bertiga malah tidak semangat sama sekali karena kejadian kemarin. Tissa menyumpah serapahi rencana Arsen dan Ira yang membuat kedua sahabatnya bertengkar, apa mereka tidak bisa menahan sampai selesai Ujian? Tapi nasi sudah menjadi bubur, tidak ada yang bisa dilakukan oleh Tissa sekarang, langkah kaki mereka bertiga sampai di koridor depan kelas cewek berpipi chubby itu. “Re, Ver, please lah. Jangan diem-dieman kayak gini, gue nggak nyaman kalo kita yang biasanya berisik sekarang malah diem-dieman. Nggak asik" kata Tissa

