“Mau sampai kapan kamu di sini, Na? Masalah ini harus kamu selesaikan sama suami kamu, bukannya lari dari rumah kabur ke sini.” ujar Ibu yang sedang memasak di dapur. Aku menghela napas dan menatap bubur ayam yang ada didepanku tanpa selera. “Aku ngerasa bersalah bu. Aku udah nyakitin Satria." Ibu mendekatiku dan memelukku dengan lembut seraya berkata. “Ini bukan kesalahan kamu Na. Kamu sama chef melakukan itu karena pengaruh minuman yang ada obat kuatnya. Ibu yakin kalau Satria akan mengerti." “Seharusnya aku enggak ikut ke acara itu, Bu. Aku ngerasa kotor dan.. Ga baik untuk Satria.” bisikku pelan. “Ibu enggak mau ikut campur urusan kalian. Tapi ibu hanya menyarankan, segala permasalahan harus diselesaikan secara baik-baik

