“De, jangan kesitu, lantainya basah!” pekik Raina buru-buru menggendong gadis berusia 2 tahun itu ke dekapannya. Raina mengamati bayinya yang kini menatapnya dengan senyum lebar, pipi yang gemuk dan gigi yang masih baru tumbuh sedikit membuat dirinya gemas. ia mencium pipi putrinya itu dan membawanya kembali duduk di atas karpet bulu. “Kenapa sayang?” tanya Satria duduk di samping istrinya itu. ia tidak sengaja mendengar suara pekikkan Raina begitu sampai ke dalam rumah. “Biasa Fasya enggak bisa diam, dia tadi mau jalan ke arah pintu kolam kan lantainya basah gara-gara susunya tumpah. aku takut dia jatuh, makanya tadi kaget banget!" Satria tertawa kecil dan membawa Fasya kepangkuannya, ia mencium pipi gadis kecil itu dan Fasya tertawa keras digoda oleh Ayahnya. Raina menatap keduanya
Download by scanning the QR code to get countless free stories and daily updated books


