PESAN UNTUK DIRI SENDIRI

411 Words
Pada saat kita berada di fase terberat dalam hidup. Ingat selalu bahwa sekecil apapun, pasti akan selalu ada moment membahagiakan dalam hidup kita. *** Percaya atau tidak, ketika kita bicara. Orang lain akan menilai seperti apa diri kita. Ketika kita bertindak, orang lain akan menyimpulkan siapa diri kita. Dan dari sanalah orang akan memberikan kita penilaian yang lebih untuk diri kita. *** Jika hanya sekedar ngomong saja, anak kecil pun mampu melakukannya. Dan biasanya ada hal baru yang sedang mereka pelajari. Jadi dengarkan saja. *** Pesan ibu yang selalu saya ingat adalah, jika ada seseorang berbicara. Maka dengarkanlah, dan perhatikan apa yang dibicarakan. *** Mereka yang selalu pandai menilai, umumnya tak pernah sadar bahwa orang lain juga sedang melakukan hal yang sama tentang dirinya. Terlebih lagi sikapnya. *** Berdialog itu harusnya dilakukan dua arah. Dan tidak ada pikiran untuk saling keluar menjadi pemenang. Jika itu yang terjadi, pada hubungan apapun. Itu artinya mereka bukanlah mencari teman untuk berbicara. Tetapi lawan untuk berdebat. *** Ketika kita dihadapkan pada seseorang yang lebih unggul berbicara. Dengarkan saja, mungkin mereka baru saja belajar berbicara. Jadi hargailah usahanya untuk mampu berbicara. Meskipun kadang kita sama - sama tahu semua isinya dapat kita baca pada buku. *** Pikiran yang positif akan melahirkan ucapan yang positif, dari ucapan yang positif akan terlihat tindakan yang positif. Itulah mengapa perlu dan penting untuk diri kita berpikir tentang hal - hal yang positif. Sebab ucapan dan sikap kita lahir dari pikiran. *** Hati - hati dalam berucap, sebab sikap kita akan dinilai dari bagaimana ucapan kita. Dan siapa diri kita akan dilihat dari seperti apa sikap kita. *** Ketika kita mampu menghargai diri sendiri. Secara tidak langsung, kita akan mampu melakukan hal yang sama pada orang lain. Sebab, kita tahu bagaimana harus bersikap dan memperlakukan orang lain. *** Bersikaplah baik, meskipun kita bukan orang yang baik menurut sebagian orang. Sebab manusia dinilai dari bagaimana sikapnya. *** Jika kita tak mampu tampil sebagai sosok yang berwibawa agar dihargai. Tampillah sebagai sosok yang mampu menghargai orang lain, agar mampu dihargai. *** Hidup itu hanya sekedar hari ini. Besok ? Masih rahasia. Jangan terlalu membebani diri dengan banyak rencana. *** Terkadang, kita sebagai manusia hanya mempersiapkan untuk mendapatkan apa yang menjadi keinginan kita. Tanpa pernah mempersiapkan merelakan apa yang akan diambil. Bukankah kita harus membuka genggaman kita untuk menerima sesuatu yang telah kita doakan ? *** Moment terbaik dalam hidup adalah bukan pada saat kita mendapatkan sesuatu. Tetapi melepaskan sesuatu. Karena di sana kita mendapatkan banyak pelajaran hidup. Belajar ikhlas, melepaskan, merelakan, dan menerima yang lebih baik lagi dari apa yang kita lepaskan.
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD