Norman dan Joe masuk ke sebuah rumah tua di dalam hutan di luar istana. Disana ada seorang pria menunduk tak sadarkan diri dengan kedua tangan yang diikat di atas dan kaki yang terbentang diikat ke tiang di kanan dan kiri. "Bangunkan dia!" Ucap Joe pada Norman. Norman segera mengambil seember air dan menyiramkannya ke wajah pria itu. "Uhuk!uhuk! Uhuk!" Pria tersebut mulai sadar dan terbatuk-batuk. Joe sangat terkejut saat melihat wajah pria tadi mulai menatap ke depan. "Agustof?! Aku tak menyangka kau yang memasang bom di mini truk ayahku. Mengapa kau tega melakukan hal sekeji itu?! Siapa yang memerintahkan dirimu?! Apa tujuanmu?!" Tanya Joe sangat terkejut. Pria itu adalah Agustof, salah satu pengawal yang ada dibawah pimpinannya. "Maaf Sir, maafkan aku. Aku hanya diperintah dan dian

