46

2336 Words

Dooorr!!! Bumb!! Doorrr!!! Doorr!!! Bunyi ledakan dan tembakan terus saling bersahutan. "Joe, terima kasih, kau masih memikirkan aku disini, dan tak membiarkan aku mati konyol disini." Ucap Sir Cornell. "Sir buktikan ucapanmu masih bisa dipercaya, seorang prajurit selalu memegang kata-katanya sendiri." Sahut Joe setelah selesai melepaskan ikatan Sir Cornell. Bumb!!! Dhuaaarrr!!! Sebuah ledakan besar terdengar lagi. Saat Joe dan Cornell keluar dari ruangan itu, nampak api besar menyala dari arah kiri belakang istana. Sisi kanan dan kiri belakang istana telah berhasil dihancurkan oleh lawan mereka. Gudang persenjataan dan juga gudang persediaan bahan makanan. "Mereka benar-benar ingin membuat seluruh Azhonevia hancur! Dasar pengkhianat!!!" Rutuk Joe geram penuh amarah. "Ayo Joe, tak

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD