Chapter 32

1459 Words

"Apa pengawalmu bisa diajak kerjasama?" tanya Hunt pada Darren. "Tentu saja bisa, Tuan." "Berhenti memanggilku Tuan. Panggil saja aku ... ." Ucapan Hunt terpotong oleh Darren. "Daddy? Bagaimana? Apa aku bisa memanggilmu dengan sebutan itu?" tanya Darren memastikan. "Hmm, baiklah. Kau bisa memanggilku Daddy mulai saat ini." "Terima kasih, Dad." Lelaki itu tersenyum memandang wajah Darren. Sungguh ia seperti sedang bercermin jika menatap wajah Darren. Ada sesuatu yang ia rasakan saat Darren memanggilnya dengan sebutan "Daddy". "Kau harus banyak berlatih jika ingin menjadi orang yang kuat," ujar Hunt pada anak lelaki disampingnya. "Karim selalu melatihku, dan membuatku harus kelelahan setiap harinya." "Apa kau keberatan?" "Tidak, aku senang melakukan hal itu. Membuatku bisa semakin

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD