Paula sudah siap untuk pergi dari Sala Silvermine. Wajahya terlihat sembab karena menangis semalaman, langkahnya terlihat berat untuk pergi dari Sala Silvermine. Ia melihat Gary sudah menunggunya didepan pintu lift. Lelaki dengan jas berwarna hitam itu terlihat dingin hari ini. "T-tuan Gary, apa aku bisa bertemu dengan Hunt sebentar?" tanya Paula dengan menahan isakannya. "Maaf, Nona. Grif sudah pergi sejak semalam," jelas Gary. Paula mengangguk lemas, ia melangkah masuk kedalam lift dengan perasaan yang tak bisa diungkapkan dengan kata-kata. Gadis itu terlihat begitu terpuruk dengan kejadian kali ini, bahkan ia enggan bertanya akan dibawa kemana. Jika saja Gary tidak memberitahukannya, mungkin Paula memilih untuk mengakhiri hidupnya. Mereka sudah berada diluar Sala Silvermine, Gary me

