"Roger," panggil Paula. "Ada apa, Nona?" tanya Roger dari seberang, mereka berkomunikasi menggunakan earpiece. "Aku kesulitan untuk bergerak, apa kau bisa membantuku bangun dari ranjang?" "Baiklah," jawab Roger. Lelaki itu kini terbiasa dengan panggilan dari Paula dipagi hari. Pasalnya, usia kandungan Paula sudah semakin dekat dengan hari kelahiran. Ceklek Roger masuk kedalam kamar Paula, ia melihat Paula tengah tersenyum dengan wajah yang memelas. "Kau terlalu banyak makan sepertinya, lihatlah perutmu itu," celetuk Roger. "Ya, aku makan s****a lelaki b******n, sehingga perutku bisa sebesar ini! Puas kau!" "Hahaha, ayo sini, cepat bangun!" "Akh," keluh Paula saat merasa bagian bawah perutnya terasa nyeri. "Kenapa?" "Hanya sedikit nyeri, tidak apa-apa," jawab Paula. Setelah mem

