HENING. Namun hanya antara Marya dan Haris. Sedangkan pria itu sedang asyik berbicara dengan putranya, Aeril yang duduk di kursi bagian belakang. Mulai berangkat dari resto menuju Yayasan tempat Aeril belajar, Marya hanya mendiamkan diri. Mana tidak? Haris tidak henti-hentinya dengan jurus memaksa dan mengancam. Marya awalnya ingin menggunakan mobilnya sendiri. Dia ingin jalan masing-masing saja dengan Haris. Tapi, Haris memaksa dan menarik dirinya masuk ke dalam mobil biadab ini. Rafka juga sempat menghalang tadinya. Dua pria itu hampir saja saling baku hantam. Mereka bertiga menjadi pusat perhatian ketika di parkiran resto tadi. Arrghh.. Marya tidak ada pilihan, agar semuanya tidak semakin rumit, akhirnya Marya bersedia ikut dengan Haris. Dia tidak ingin Rafka menjadi korban dari Har

