Happy reading Typo koreksi **** "FANNY! FANNY! FANNY! MANA ANAK SAYA?" Teriakan keras terdengar di luar lorong koridor. Pintu UKS terbuka lebar dengan keras, sosok Gita muncul dengan raut wajah khawatir. Fanny yang masih merebahkan dirinya di atas tempat tidur hanya bisa mendesah pelan mendengar suara kencang ibunya. "Tante, Fanny ada di si--" Grep "KAMU TIDAK APA-APA, NAK? MANA YANG SAKIT? KAMU SIH NAKAL KAN MAMA SUDAH BILANG JANGAN SEKOLAH DULU. ASTAGA KAMU MAU BIKIN MAMA JANTUNGAN HAH!" omelan Gita yang sambil memeluk tubuh putrinya memotong ucapan Hani yang meringis di tempatnya. "Mama apa-apaan sih. Jangan berisik, Ma." Keluh Fanny berbisik. Gita melepas pelukannya, refleks wanita paruh baya itu menabok bahu anaknya pelan. Plak "Dasar. Semua juga gara-gara kamu. Kenapa k

