malam panjang

1063 Words
Setelah mendengar jawaban dari teh Puput akupun langsung berjalan menghampiri teh Puput yg sudah berbaring d atas ranjang..begitu sampai d samping ranjang teh Puput langsung menarik hingga aku langsung terjatuh tepat d atas tubuh indah teh Puput.. Teh Puput langsung memelukku dengan penuh kasih sayang..... " Biar teteh yg mimpin jon..kamu nurut aja sama teteh,akan teteh kasih kamu pengalaman pertama yg GK akan kamu lupakan..." Ucap teh Puput pelan... Kini suhu d kamar berubah menjadi panas akibat terjadinya perang antara aku dan teh Puput...walaupun aku masih amatiran aku berusaha semaksimal mungkin mengimbangi permainan teh Puput yg begitu semangat seakan sudah bertahun-tahun tidak mendapat siraman d jiwanya...baru kali ini aku merasakan nikmatnya surga dunia tidak seperti saat dengan Bu Ratna. Dengan teh Puput aku merasa d perlakukan dengan penuh cinta hingga 2 jam lebih aku dan teh Puput bertarung hebat . Aku kini berbaring lelah d samping teh Puput lalu Puput langsung memelukku erat.... " Kamu hebat jonn...teteh sampai hampir kalah ...." Ucap manja teh Puput " Hehehehe...teteh juga hebat banget teh ..tapi apa GK PP teh tadi aku kebablasan" ucapku khawatir... " Enggak papa Jon...lagian bagus kalo teteh bisa punya anak dari kamu " ucap teh Puput santai... " Tapi teh aku kan teh.." ucapku panik... " Siapa yang menyuruhmu tanggung jawab Joni...kang Johan seminggu lagi juga balik...jadi aman kalo teteh hamil anak kamu " ucap teh Puput tenang... Aku hanya tersenyum setelah mendengar apa yg teh Puput katakan.... Setelah cukup lama kami berpelukan teh Puput bangkit dan kembali mengenakan pakaiannya... " Kamu nginep sini aja y Jon...teteh ke kamar Deni dulu takut Deni kebangun..." Ucap teh Puput yg kemudian mengecupku dengan penuh perasaan... " Iya teh...aku juga udah ngantuk banget..." Jawabku singkat... Setelah teh Puput keluar kamar..aku langsung duduk meditasi karna aku merasakan energi dalam tubuhku terasa sangat penuh setelah cukup lama aku bermeditasi akhirnya aku menembus tinggkatan baru..kini aku sudah mencapai tingkat tinggi level dasar... Kini aku baru menyadari ternyata berhubungan badan sangat membantuku meningkatkan kekuatanku....setelah selesai menembus tingkatan aku pun kembali mengenakan pakaianku lalu segera merapihkan tempat tidur..aku mencari sprei baru d dalam lemari dan menggantinya karna sprei yg sekarang sudah basah oleh keringat akibat pertempuranku dan teh Puput barusan... Setelah kembali rapih aku langsung merebahkan tubuhku dan mulai memejamkan mataku...saat aku tertidur aku kembali bermimpi kali ini dalam mimpiku aku melihat bendera Australia dengan nomer 5839 d tengahnya... Aku terbangun ketika jam menunjukan pukul 5 pagi...segera aku keluar kamar lalu menuju dapur karna tenggorokanku terasa sangat haus... Sesampainya d dapur aku melihat teh Puput yg sudah sibuk memasak...aku langsung mengambil air dan menegak satu gelas besar... Setelah tenggorokanku terasa lega aku menghampiri teh Puput.... " Selamat pagi teh " ujarku sambil memeluk teh Puput dari belakang,,... " Pagi ganteng...cup..." Balas teh yg langsung mengecupku saat memalingkan wajahnya... " Teh...pengen..." Ucapku d telinga teh Puput ... Tanpa menjawab teh Puput langsung mengambil posisi ... " Main cepet aja y Jon.. takut Deni keburu bangun..." Ucap teh Puput yg sudah siap dengan posisinya.. Pagi itu d dapur teh Puput aku dan teh Puput kembali melakukan olahraga nikmat kami bermain dengan penuh semangat. 10 menit kemudian aku dan teh Puput mencapai puncak bersama....aku dan teh Puput pun langsung kembali membenarkan pakaian kami yg berantakan... " Kamu memang kuat banget Jon....teteh baru merasakan yg seperti ini..." Ucap teh Puput dengan senyum manisnya " Aku pulang dulu y teh...mau siap siap sekolah..." Ucapku yg kemudian d balas dengan pelukan dari teh Puput. " Udah Jon...gampang nanti d lanjut...kamu sekarang pulang dulu buat berangkat ke sekolah..." Ucap teh Puput mengakhiri percumbuan kami...Tingkat kekuatan tenaga dalam d bagi menjadi beberapa tingkat. Tingkat dasar Tingkat pemula Tingkat ahli Tinggi tinggi Tingkat atas Tingkat master.. Semua tingkatan d bagi menjadi 4 tahapan..yaitu awal,menengah,akhir, sempurna... Setelah pulang dari rumah teh Puput...aku langsung menuju kandang kambingku untuk memberi makan kambing kambingku setelah selesai memberi makan kambingku aku segera mandi aku kembali merasa tenaga dalamku kembali bertambah hampir mencapai tingkat tinggi menengah..mungkin ini hasil dari hubunganku tadi saat d dapur... Setelah selesai mandi dan mengenakan seragam sekolah aku langsung menuju dapur untuk membuat sarapan..setelah sarapan karena jam menunjukan masih pukul 6 pagi aku sempatkan untuk membuat kopi setelah kopi jadi aku membawanya ke teras sambil memanaskan mesin motor ku aku nikmati segelas kopi dan sebatang rokok... Aku sekarang sudah d tingkat tinggi,aku juga sudah punya cukup uang sudah saatnya aku melawan anak anak orang kaya yg sering membuat masalah. Dulu aku hanya diam saja d buly d sekolah bukan karna aku takut tetapi karna aku lebih takut beasiswa yg aku dapat dengan susah payah d cabut, walaupun SMA tempat aku sekolah adalah SMA favorit tetap saja ada sebagian siswa yg berasal dari keluarga kaya akan membuat kelompok untuk membuly, terutama bagi siswa yg miskin yg bisa bersekolah d situ karna beasiswa... Tanpa terasa kopi dan rokok sudah habis,aku kemudian mengunci rumah lalu menaiki motorku dan melajukan motorku secara perlahan...karna ini baru pertama kalinya aku naik motor sendiri aku ingin benar benar menikmati perjalanan.... Setengah jam kemudian aku sudah sampai d sekolah begitu sampai d parkiran aku melihat Samsul yg baru saja sampai... " Pagi amat sul..." Ucapku setelah memarkirkan motor d samping motor Samsul... " Kamu yg kesiangan Jon...mentang mentang bawa motor sendiri jadi santai banget..." Balas samsul yg langsung meraih bahuku dan mengajakku memasuki kelas... Karna kelasku dan Samsul berbeda aku pun lebih dulu sampai d kelasku aku langsung berjalan menuju tempat dudukku.. " Hey miskin...lama tidak bertemu..ternyata saat bertemu kamu masih miskin...hahahahahaha.." Suara itu terdengar ketika aku baru saja duduk d kursiku aku hanya melirik sekilas kepada Alek anak pengusaha yg cukup terkenal d kotaku namun aku sama sekali tidak menghiraukan perkataannya... " Wahhh...berani sekali kamu menghiraukanku miskin...apa mau beasiswa kamu d cabut hah..." Teriak Alek dengan suara tinggi yg sukses membuat seisi kelas yg baru datang menoleh ke arah kami.... " Kamu bicara denganku lek..." Balasku percaya diri,aku sudah bosan d ancam oleh kata kata Alek tentang beasiswaku yg d cabut.. mentang mentang ayahnya salah satu donatur tetap d sekolah jadi dia bisa berbuat semaunya... " Siapa lagi yg miskin d kelas ini selain kamu hah..!!!!" Ucap Alek yg terlihat sangat geram karna baru pertama kalinya ada yg berani membalas perkataannya... " Ouhhhh " jawabku santai...aku sama sekali tak peduli dengan alek.. " Kring kring "..bel tanda masuk berbunyi... " Awas kamu, tunggu nanti istirahat aku habisi kamu..." Ucap Alek sambil mendengus marah..karna saat akan menghampiriku bel berbunyi...
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD