Beranjak, Abidzar keluar dari mushola dan menghampiri keluarganya didepan ruang ICU. Bertepatan dengan itu, wanita berjas putih keluar dari ruangan Nara. "Dokter, bagaimana keadaan putri saya?"tanya Arman. Bukannya menjawab, wanita bergelar dokter itu hanya diam seribu bahasa. Dari air mukanya pun sulit diartikan. Membuat jantung Abidzar berdetak lebih cepat. Ia takut, kalau kabar buruklah yang akan disampaikan oleh dokter Fitri. "Dokter! Jawab! Istri saya baik - baik saja kan?"tuntut Abidzar tidak sabaran. Bahakan tanpa sadar, kedua tangannya mencengkram kerah baju Dokter Fitri. "Istri anda..." Abidzar mengguncangkan tubuh Dokter Fitri cukup kuat. "Dokter jawab!" Pria itu mulai tersulut emosi. Kilatan merah terpancar jelas dimatanya. Wanita itu menghembuskan nafasnya pelan. Kemudi
Download by scanning the QR code to get countless free stories and daily updated books


