Punggungmu masih terasa sakit?" Laura segera menoleh ke arah sumber suara. Karena saking fokusnya memikirkan sesuatu, Laura sampai tidak sadar jika John masuk ke dalam kamarnya. Dia lantas memutar tubuhnya ke arah John yang saat ini mendekat. "Kenapa? Kau khawatir?" "Kau memang wanita paling berbeda ya? Aku bertanya, harusnya kau menjawab, bukan balik bertanya." "Oh astaga, haruskah aku menjawab—" "Apa masih sakit?" Laura mendecih pelan. Harusnya dia tau jika John memang manusia paling keras kepala. Setiap pertanyaan yang pria itu lontarkan harus ada jawabannya. "Sudah tidak. Lagi pula itu bukan masalah besar. Santai saja, Tuan Leister. Jangan terlalu khawatir padaku." "Hanya ingin memastikan." Laura tak menyahut. Kedua mata tajamnya sibuk mengamati penampilan John dari atas sampa

