Catherine cukup di repotkan dengan beberapa wartawan yang terus menerus mengejar dirinya untuk mendapatkan informasi darinya mengenai hubungan dirinya dengan pria misterius itu. Catherine menghela napasnya dan merasa sangat lelah terus menerus bersembunyi layaknya buronan. Pagi ini dia harus pergi ke kantor, tetapi wartawan sudah memenuhi area rumahnya membuatnya tidak bisa keluar. Dia sungguh terjebak. Ia yakin kalau semua ini ulah Robert. Bagaimana para wartawan itu mendapatkan alamatnya. “Oh God. Sampai kapan akan seperti ini,” keluhnya. Ia masih mengintip dari balik jendela rumahnya. Ia sungguh terjebak. “Nona Catherine tolong keluar.” “Nona Catherine tolong berikan k

