Martin menunggu di dalam mobilnya selama empat puluh lima menit. Dia memeriksa pekerjaan Daniel yang sudah melenyapkan semua bukti video pembobolan brangkas di Furore hingga tak berjejak sama sekali. Camille mengetuk jendela pintu mobil Martin dan tersenyum lebar saat Martin membukakan pintu untuknya masuk. "Boleh ku tau apa yang kamu bicarakan dengan Paman dan Bibimu? Apakah Abraham sehat?" tanya Martin ingin tahu juga dia ingin dekat dengan semua anggota keluarga Camille. "Uhm ...kamu tidur jam berapa dan apakah sekarang langsung pulang ke rumahmu? Trus kapan orangtuamu datang ke sini?" "Jangan mengalihkan pembicaraan ...kamu ga pintar bohong sama aku. Katakan, ada apa dengan tebing sana?" Martin memang belum menjalankan mobilnya dan dia parkir menghadap ke arah tebing yang bebe

