Camille mengantarkan makanan penutup ke meja Martin dan Patrick lalu bergegas kembali karena ada pelanggan lain yang memanggilnya. "Dia terlihat baik-baik saja," cetus Patrick pelan pada Martin. "Lain kali jangan memperhatikannya atau mau aku congkel keluar biji matamu?" dengkus Martin kesal bercampur cemburu karena pastinya Patrick juga memindai kemolekan tubuh Camille meskipun terbalut apron. Patrick berdecak dan geleng-geleng kepala menanggapi ucapan Martin yang sangat tidak masuk akal baginya. "Sepertinya Anda harus buru-buru melamarnya, ku lihat mereka para pria itu yang sering datang ke sini dan mata mereka hanya menatap padanya." tutur Patrick setelah mengedarkan pandangannya ke sekeliling cafe dan memperhatikan para tamu yang berinteraksi dengan Camille. "Cepat habiskan m

