22. Menerima Tawaran

1052 Words

Udara di perpustakaan menjadi semakin hangat seiring ciuman Martin dan Camille yang tumbuh lebih intens dan memanas. Bagian tubuh Martin yang diduduki Camille di atasnya sudah menggeliat dan ikut tumbuh mengeras. "Uhmmm ..." Camille kembali mendesah lirih, buku novel di tangannya terjatuh di balik punggung Martin. "Bagaimana? Mau jadi pacarku?" desak Martin yang tetap tidak ingin melewatkan kesempatan untuk menjalin hubungan dengan Camille. Martin sangat yakin bukan hanya dirinya yang tertarik pada gadis muda yang cantik, polos dan ranum itu. Tawarannya berpacaran tetapi bukan hal tidak mungkin nantinya dia bisa merubah pola pikir Camille dan menerima ajakan pernikahannya. Martin membersihkan sisa-sisa pertukaran salivanya dengan Camille pada tepian bibir gadis yang masih tetap

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD