"Mas, kamu lupa?" Sayup-sayup suara perempuan Hanin dengan dari Adam membuat langkahnya berhenti. Perempuan cantik itu terdiam di depan pintu, berniat mendengarkan kelanjutan percakapan di sana. Bukan apa-apa, hanya saja Hanin tahu Adam sedang tidak ada jadwal untuk bertemu hari ini. Maka dari itu, kompilasi Hanin tau ada perempuan di dalam sana bersama Adam, wajar, kan kalau Hanin curiga? "Aku gak ngerti maksud kamu apa." Itu suara Adam. "Aku jadi tempat buat kamu pulang saat kamu lelah, saat kamu gak tahu harus lari ke siapa. Terus, sekarang tiba-tiba kamu bilang kamu gak butuh aku lagi, kamu pikir aku ini apa ?!" Hanin mulai pembicaraan maksud pembicaraan mereka. Tiba-tiba saja perasaannya sesak. "Vir, aku--" Kemudian hening. Tidak ada suara apa pun. Hanin tidak bisa meneba

