Semakin lama hubungan ku semakin dekat dengan mas Ridwan , tak jarang juga mas Ridwan main kerumh hanya sekedar basa basi dengan bpk , setelah nya meminta ijin untuk bisa jalan keluar dgn ku . Awalnya bpk seperti tidak rela , tapi lambat laun bpk memperboleh kan aku dan mas Ridwan jalan bareng . Sejauh ini tidak ada yang aneh dengan hubungan kami , selayaknya remaja yang sedang jatuh cinta , saling melontarkan candaan kadang juga memuji , aku semakin dibuat jatuh cinta dengan mas Ridwan , cara dia berbicara dengan ku cara dia memuji ku benar-benar membuat ku seolh2 menjadi wanita yang sangat beruntung , perlakuan nya jugak tidak buruk kepada ku , tidak sem*s*m yang seperti aku fikirkan .
Hingga suatu hari , disaat kedua orang tua ku tidak dirumah .
" Yuu , aku bener bener cinta sama kamu , kamu mau ya ikut aku kekota . Aku pengen ngenalin kamu sama mami papi aku ".kata mas Ridwan seraya menggenggam tanganku
" Ayu takut mas , ayu kan hanya orang desa , orang ndeso , ayu takut bpk dan ibu mas Ridwan menolak keberadaan ayu " jawabku dgn nada sedih , tidak dapat ku pungkiri aku memang sedih , apalagi sebentar lagi mas Ridwan akan kembali ke kota .
" yuu mami papi aku orang baik , mereka ngk pernah Madang rendah orang yang lebih kecil , kamu ikut mas ya " . mohon mas Ridwan lagi , ada kesedihan yang tersirat dimatanya .
" Aku cinta dan sayang kamu yu" mas Ridwan semakin mendekat dan bibir nya mulai melumat lembut bibirku , ada perasaan aneh saat beda kenyal itu semakin menyatu , tidak hanya disitu mas Ridwan mulai berani meraba buah d*d* ku , aku tau ini salah tapi aku tak kuasa menolak , nafsu birahi itu semakin menggebu kala mas Ridwan sengaja membuka kancing bajuku dan mengeluarkan isinya dari dalam bra yang kukenakan . " Ahhh , mas , eeh ini salahhh mas , oh , kita tidak seharusnya seperti ini" mohon ku seraya terbata-bata .
mas Ridwan berhenti dan memandang ku ada kilatan nafsu dan emosi disana .
" mas ngk akan ninggalin kamu yuu , izin kan mas untuk menjadi orang yang pertama menyentuh mu , mas janji setelah mas sukses dikota mas akan jemput kamu" . mas Ridwan mulai merayuku lagi , aku tak kuasa menolak karena memang aku sangat mencintai mas Ridwan , entah setan apa yang merasuki ku dengan mudahnya aku mengangguk . tanda aku setuju dengan permintaan mas Ridwan , mas Ridwan mulai mencumbui ku lagi , dan akhirnya kita .