"Maksud Mas?" tanya Indira. Dhafi terdiam. "Tidak, ya sudah tidur saja, ini sudah malam." Indira mengerutkan keningnya. Dia hanya menatap pada suaminya yang masuk ke dalam kamar mandi. "Apa masalahnya?" gumam Indira. Indira terus berpikir tentang pertanyaan suaminya. "Ah sepertinya aku tau apa maksud Mas Dhafi." Tak lama Dhafi kembali dan naik ke ranjang. "Kenapa belum tidur?" tanya pria itu. Indira yang masih duduk bersandar pada kepala ranjang, dia lalu mengambil bantal untuk ia pangku. Wanita itu lalu menatap pada suaminya. "Mas, kan tadi tanya, gimana kalau aku diminta untuk menerima seseorang yang gak aku kehendaki, kan?" tanya Indira dan Dhafi menganggukkan kepalanya. "Mas mau tahu pendapatku?" Dhafi menganggukkan kepalanya. Sungguh, pria itu sangat penasaran apa pendap

