73. Sebuah Kejujuran

1327 Words

Indira baru saja selesai mandi, dia berpakaian dengan pakaiannya yang ada di rumah Mama Herlina. Wanita itu bahkan masih mengenakan handuk di kepalanya untuk menutupi rambut basahnya, dia keluar dari kamar dan mencari keberadaan Mama Herlina. "Mama mana Mbak?" tanya Indira saat melihat kakak iparnya keluar dari kamar. "Lagi gendong Ghava, soalnya Ghava agak hangat badannya habis imunisasi," jawab Raihanah. Indira pun mengangguk, sejujurnya dia ingin bercerita dengan ibu tirinya itu untuk sebagai bahan pertimbangannya menerima Starla, tapi sepertinya dia datang di waktu yang tidak tepat. "Sebenarnya kamu ada masalah apa sih Dira?" tanya Raihanah. Indira pun menatap pada kakak iparnya dengan begitu lekat. Dia pikir Raihanah adalah wanita yang bekal agamanya baik dan cukup bijak saat

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD