64. Alasan Mama

1246 Words

"Kenapa lama?" tanya Dhafi begitu Indira masuk ke kamar rawat Mama Safia. "Ya kan aku masak dulu, makanya aku bawa makan, buat Mas sama aku." Indira kemudian menghampiri ranjang dan menyalami tangan ibu mertuanya. "Gimana keadaanya Ma?" tanya wanita itu. "Alhamdulillah baik, tadi baru cek laboratorium sama yang lainnnya, semoga hasilnya baik," jawab Mama Safia. "Aamiin, Mama udah makan?" tanya Indira lagi. Mama Safia mengangguk. "Sudah." Wanita 58 tahun itu melihat ke arah Dhafi yang sedang berganti dengan sandal yang lebih bagus. "Dhafi belum makan dari pagi, kamu urus dia dulu," pinta Mama Safia. "Oh iya Ma." Indira kemudian menghampiri suaminya lagi. "Mas makan ya." Dia buka rantang yang dia bawa tadi. "Kenapa repot, kan bisa beli. Harusnya tadi langsung ke sini," kata D

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD