"Hebat ya elo? Mentang-mentang cucu pemilik LM. Seenaknya aja dua hari mangkir dari pemotretan. Dengan bantuan direktur utama lagi!" Suara nyinyiran penuh kedengkian itu menyambut pendengaran Allegra ketika dia baru saja memasuki ruang ganti. Siapa lagi pelakunya kalau bukan menejer Allegra. Karena selama ini tidak ada yang berani berkata sedemikian rupa selain Serena Aquilen Maheswari. Sahabat yang juga merangkap sebagai asisten dan manajernya. "Diam, Lo! Berisik!" desis Allegra lalu mengambil langkah meninggalkan Seren dan mendekati penata rias yang tengah berbincang serius dengan fashion stylish dan hair stylist. Namun, bukannya mendengarkan perintah modelnya, Seren justru semakin merecoki Allegra. "Konsep pemotretan kali ini apa, Kak??" tanya Allegra mengabaikan Seren sembari mend

