"Kamu udah bangun, El?" Pemandangan pertama yang dilihat Saka saat membuka mata untuk pertama kalinya adalah seorang perempuan cantik luar biasa yang baru saja keluar dari kamar mandi dengan hanya berbalutkan handuk seperti tadi malam. Saka menghela napas panjang. Kalau begini caranya dia tidak yakin bisa menahan godaan sebesar ini setiap harinya. Sudah cukup tadi malam ia harus mandi air dingin sampai membuat seluruh badannya menggigil hebat. Saka tidak mau melakukan itu lagi. Selurus-lurusnya Saka, tetap saja dia adalah laki-laki normal yang dominan hormon testosteronnya. Kalau di suruh tidur seranjang atau terus berdekatan dengan Allegra yang sering memakai baju kurang bahan yang menampilkan lekukan tubuhnya yang menggoda itu. Saka tidak yakin dia bisa menahannya lebih lama lagi.

