Chapter 41

1631 Words

Hari-hari telah berlalu, Allegra yang baru bisa menutup mata setelah seharian ini melakukan pemotretan harus terbangun saat mendengar suara benda yang saling berjatuhan. Dia memicing untuk memperjelas penglihatannya dan menemukan Saka yang tampak kewalahan dengan membawa banyak barang di tangannya. "Kamu belum tidur?" tanya Allegra dengan suara yang serak. Lelaki tampan itu terlonjak kaget. Spontan dia menghentikan langkahnya, berbalik dan melihat Allegra yang tengah bersandar di sandaran ranjang dengan mata yang menyorot lurus ke arahnya. "Kamu kebangunan karena aku?" tanya Saka. "Maaf." Allegra tak menyahut. Dia melirik jam yang menunjukan pukul 2 dini hari. Merasa kasihan, dia pun bangkit dan menghampiri Saka. Allegra berniat mengambil alih sebagian barang dari tangan suaminya, tapi

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD