Aura melirik jam di pergelangan tangannya, menurut feeling Aura sepertinya kak Shyn akan sampai tidak lama lagi. Aura menatap kembali paper bag yang ada di atas meja, benar saja selang beberapa detik kemudian terdengar suara klakson mobil di depan rumah Aura, dengan langkah cepat Aura mengintip dari jendela rumahnya dan benar dugaannya jika kak Shyn sudah sampai di depan. Melihat itu, Aura segera mengambil paper bag yang berada di atas meja dan juga tasnya. Lalu Aura melangkahkan kakinya ke depan setelah sebelumnya memakai sepatu flatnya, Aura mengunci pintu kemudian langsung menyusul kak Shyn yang menunggu dari balik mobilnya. Aura menarik pintu mobil lalu masuk ke dalam, ia menatap kak Shyn yang juga tengah memperhatikannya. "Pagi kak," ucap Aura menyapa kak Shyn. "Pagi, gimana istira

