19

1596 Words

Langkah kaki Fany berhenti di depan gerbang ketika melihat keramaian di rumah berukuran besar. Fany menghapus air matanya kemudian kembali berjalan untuk masuk ke dalam rumah tersebut. "Kamu temannya Reagan?"  Fany menoleh ke arah wanita yang duduk di dekatnya. "Pacar." Jawab Fany. Wanita itu tampak terkejut, lalu ia bangkit berdiri dan mendekati Fany. "Bisa kamu bawa Reagan keluar dari kamar? Udah dari tadi Reagan di kamar, gak mau keluar. Ngeliat Bunda nya juga cuma sebentar banget." Fany langsung mengangguk. Wanita yang Fany yakini adalah kerabat Reagan mengantarkan Fany ke kamar Reagan lewat pintu yang ada di samping rumah. Tidak enak bukan jika harus melewati orang-orang yang sedang berduka? "Ini kunci cadangan kamar Reagan, kamu buka aja." Ujarnya. Fany mengangguk dan wanita

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD