33

1099 Words

Azka memberikan beberapa lembar tisu kepada Fany yang masih menangis. Saat ini mereka sedang duduk di bangku, Fany duduk di bangkunya sementara Azka duduk di bangku Chaca. "Walaupun kita baru kenal, gak masalah kok kalo Lo mau cerita ke gue, itung-itung ngeringanin beban masalah Lo." Kata Azka. Fany menghapus air matanya sebelum berbicara. "Makasih." Balas Fany sambil tersenyum. "Maaf kalo gue lancang, gue cuma penasaran. Lo sama Reagan ada hubungan?" Fany mengerutkan dahi, "hubungan?" Azka mengangguk, "Lo punya hubungan sama Reagan?" "Kamu, belum tau?"  Azka diam sejenak kemudian ber-oh sambil mengangguk. "Lo berdua emang pacaran?" Fany mengangguk. Azka tertawa, "gue baru tau, sorry." "Iya gak papa." "Jadi Lo berdua lagi ada masalah?" Fany mengangguk tanpa menatap Azka. "Bi

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD