Beech

1280 Words

"Selamat ya atas pernikahan kalian." Hanya sebuah senyuman paksa yang bisa Natasya berikan untuk saat ini. Dia tak dapat untuk menangis, itu akan membuat dadanya sesak dan kembali meminum obat penenangnya. "Aku harus pergi, sebentar lagi harus berangkat kerja. Sekali lagi selamat atas pernikahan kalian," ucap Natasya sebelum melangkah pergi dari sana. Dia hanya mencari alasan untuk berbohong dan pergi menenangkan diri. Jayden melihat gadis itu pergi pun ikut menyusul dengan berpura-pura mendapatkan panggilan telepon dan meminta Jeno untuk pulang terlebih dahulu. Sejujurnya memang tak bisa dibantah kalau hati Jayden sakit melihat senyuman di wajah Natasya, itu bukan senyuman kebahagiaan. "Natasya!" seru Jayden. "Kak Jayden?" "Tunggu," Natasya menoleh ke arah Jayden yang berlari ke ar

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD