Ketahuan

1628 Words

Jeno tanpa sadar tertidur di ruangannya karena terlalu memikirkan hal tersebut. Dia tidur tak begitu nyaman di atas kursi, waktu tidur pun tidak banyak dan bangun lebih pagi dari biasanya. Itu masih subuh, sejak dia melihat matahari belum menunjukan sinarnya. Setelah merenggangkan otot dan mengumpulkan kesadaran, dia mampir ke dapur sebentar untuk minum lalu berjalan ke kamar Natasya. Perempuan itu masih tidur dengan tenang. Tidak ada wajah ketakutan lagi, rasanya Jeno ikut damai memandangnya. "Nat, bangun. Ada yang mau gue omongin," Jeno menggoyangkan pelan bahu Natasya dan berbicara setengah berbisik. Meski sedikit terganggu, Natasya pun akhirnya mulai membuka matanya perlahan dan sedikit terkejut Jeno ada di sampingnya. Dia mengecek pakaian di tubuhnya dan semua masih utuh. Ia bernap

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD