Jeno baru saja pulang bekerja, wajah lelah ditampakan pada sang istri yang sudah menunggunya untuk makan malam biasa hari ini. Dasi yang dilonggarkan karena bagian atas begitu sesak, rambut yang sedikit teracak, dan suara decakan terdengar cukup keras. "Ayo makan malam," ajak Natasya. "Aku udah makan malam di luar tadi. Kamu makan malam sendirian aja," kata Jeno lalu memasuki kamarnya dan pintu ditutup sedikit kencang. Ada apa dengan Jeno? Tidak biasanya. Karena tidak paham apa yang membuat Jeno terlihat sedikit kesal, Natasya pun akhirnya makan malam sendirian. Rasanya sedikit berbeda dari biasanya. Semalam apapun Jeno pulang, dia akan lebih memilih makan malam di rumah dibandingkan di luar, kalau pun iya dia akan memberitahu Natasya. Ada rasa hambar ketika makanan dikunyah olrh Natas

