Mereka telah selesai membahas dan menyetujui kesepakatan atas kerjasama yang akan berlangsung, ketika akan berpamitan Aira hanya menatap Fahri dengan senyum tipis sebelum pergi terlebih dahulu meninggalkan semuanya. Dia masih sedikit kesal karena Fahri malah merahasiakan ini semua, harusnya kan dia sebagai istri tau segala hal yang dilakukan suaminya apalagi dia juga terlibat didalamnya. Ranendra yang melihat Aira keluar dari ruangan pun mengangguk sopan pada Fahri dan sekretarisnya barulah dia menyusul Aira yang sudah keluar duluan. Ternyata Aira sudah berjalan terlebih dahulu menuju lobi kantor, wanita itu menunggu sambil bersedekap d**a. Aira memang baru mengetahui kalau ini kantor suaminya, karena selama ini dia tidak pernah pergi kesini. Ini pertama kalinya baginya dan bagusnya dia da

