Pilihan yang lain

1181 Words

Boram memeluk tubuhnya sendiri seraya berdiri di depan kaca ruangan ICU memandang nanar sosok Ratu yang terbaring di dalamnya. Tidak bisa membayangkan hidup yang selama ini gadis cantik itu perjuangkan meski harus bergulat dengan alat-alat kedokteran juga obat-obatan. Boram merasakan hatinya terenyuh. Mencoba mengabaikan keadaan hatinya sendiri yang sudah kacau balau membayangkan keinginan terbesar Ratu. Memiliki Samudra di dalam hidupnya sebagai seorang suami yang bisa menjaganya dan menemaninya melewati ini semua. Meski tidak rela tapi Boram tahu, hanya orang berhati egois yang tidak peduli dengan hal itu dan mengabaikannya. Sayangnya Boram bukan orang yang tidak peduli. Boram lebih dari mengerti karena itu dia sudah memutuskan. Ratu akan mendapatkan keinginannya meski Boram harus me

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD