Boram tersenyum tipis. "Dia punya sesuatu yang tidak dimiliki Arbian. Bagiku, materi bukanlah segala-galanya karena itu sesuatu yang bisa dicari asal kita berusaha dengan kerja keras tapi rasa nyaman, rasa dicintai dengan kuat dan rasa saling memiliki seperti itu hanya aku dapatkan dari bocah ini. Dia mengingatkanku akan cinta almarhum suamiku dulu. Yang mencintai dengan menerima segala hal dengan ikhlas dan mencoba menjadikan hidup lebih baik lagi berdua. Aku hidup dengan hal-hal seperti itu Jenna, bukan seperti wanita kebanyakan yang mendambakan hubungan relationship goals." Jenna lebih dari tercengang. Punggungnya terhempas di sandaran kursi seperti memikirkan semua perkataan Boram yang tidak pernah disangkanya. "Perasaan Arbian tidak tulus karena dia punya kepentingan di sana. Membal

