Episode 22

1249 Words

 “Bagaimana?” tanya James sibuk dengan gadgetnya saat Raymond masuk ke dalam ruangannya. “Belum menemukan celah apapun, Jeff terlalu pintar menyembunyikan semua informasi tentang keluarganya,” jawab Raymond menghela nafasnya. “Kalau begini terus, Ethan akan terus menyiksa Arin dan dirinya juga.” James tampak kesal. Ia beranjak dari duduknya seraya menyimpan gadgetnya di atas meja. Ia menghela nafasnya cukup panjang. “Aku yakin Arin tidak bersalah,” ucap James. Raymond tau James begitu menyayangi Arinka, bukan sebagai pasangan melainkan sebagai adiknya. James dulu pernah memiliki seorang adik perempuan yang hilang di culik pengasuhnya yang gila. Mungkin kalau masih ada adik James akan seusia Rachel dan Arin, tetapi menurut informan kepercayaannya, adik James telah meninggal dunia. “Ba

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD