46 | Penjara

1816 Words

Gue akan selalu ada buat lo, Ci. -Alvero Vicenzo- *** Vero menatap Cia yang tertidur pulas di kelas. Dia melirik guru yang masih menjelaskan materi di depan sana. Dia berharap guru itu tidak mengetahui bahwa Cia tertidur. Dia mengambil sebuah buku dari tas Cia lalu membukanya dan meletakkan secara vertikal di depan wajah Cia. Dia membelai rambut Cia pelan sembari berucap, "Gue akan selalu ada buat lo, Ci. Walaupun gue tahu kita gak akan pernah bisa punya hubungan lebih dari saudara." Angel yang melihat Vero membelai rambut Cia pelan tersenyum kecil. Andai lo bisa kayak gitu ke gue, Ver, lirih Angel dalam hati.  Vero mengernyitkan keningnya bingung harus melakukan apa. Bel sudah berdering setengah jam yang lalu, tapi gadis di sebelahnya ini masih tertidur pulas.  "Kita ke kantin dulu

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD